Michael Eko adalah photografer dan storyteller. Beberapa waktu lalu, dia berbagi pengalaman ekspedisinya memasuki alam dan masyarakat Kalimantan, khususnya di hulu hingga hilir Sungai Kapuas dan Mahakam, untuk memahami hubungan manusia dan air.
How do we incorporate sustainability value and indigineous wisdom into public discourse, policymaking, economic system and cultural narrative?
Michael Eko
Peradaban masyarakat Kalimantan memang dekat dengan sungai. Hubungannya unik, berbeda dari daerah lain di Indonesia, karenanya penggunaan dan sistem terkait air harus diadaptasi sesuai dengan kondisi setempat. Tak hanya penggunaan air, tetapi terkait budaya juga memiliki pengaruh kuat pada perilaku masyarakat.
Namun, Seiring pembangunan dan kemajuan zaman, hubungan dengan sungai mengalami perubahan. Kebutuhan akan air kemudian dipengaruhi banyak kepentingan komersil dan negara. Karenanya, ada banyak tantangan pada skala lokal yang harus dipecahkan untuk mencapai ketahanan air bersih untuk seluruh masyarakat. Melihat banyaknya kegiatan dan faktor dalam penggunaan air, perlu ada sinergi antar pembuat kebijakan, sistem ekonomi, dan budaya lokal. Nantikan publikasi lengkapnya di situs michaeleko.com !